The Content of this Post was Removed by Admin
Saturday, 25 March 2017
Tuesday, 17 January 2017
Tugas 3 Pengantar Telematika
TUGAS 3
PENGANTAR TELEMATIKA
Nama : Muhammad Hanif
Kelas : 4KA24
NPM : 15113955
=================================================================
1.
Jelaskan
bagaimana proses komunikasi antara user dengan mesin (perangkat telekomunikasi
dan komputer) sehingga user dapat mengakses layanan telematika!
Jawaban:
Secara sederhana
proses komunikasi digambarkan seperti ilustrasi diatas dengan Receiver sebagai
user dan Sender sebagai mesin pmberi layanan. Dalam mode duplex antara sender
dan receiver sifatnya tidak terikat. Sedangkan untuk penjelasan rincinya adalah
sebagai berikut:
Suatu pesan/
perintah, sebelum dikirim, terlebih dahulu disandikan (encoding) ke dalam
simbol-simbol yang dapat menggunakan pesan yang sesungguhnya ingin disampaikan
oleh pengirim. Apapun simbol yang dipergunakan, tujuan utama dari pengirim
adalah menyediakan pesan dengan suatu cara yang dapat memaksimalkan kemungkinan
dimana penerima dapat menginterpretasikan maksud yang diinginkan pengirim dalam
suatu cara yang tepat. Pesan dari komunikator akan dikirimkan kepada penerima
melaui suatu saluran atau media tertentu. Pesan yang di terima oleh penerima
melalui simbol-simbol, selanjutnya akan ditransformasikan kembali (decoding)
menjadi bahasa yang dimengerti sesuai dengan pikiran penerima sehingga menjadi
pesan yang diharapkan (perceived message).
Hasil akhir yang diharapkan dari proses komunikasi yakni supaya tindakan atau pun perubahan sikap penerima sesuai dengan keinginan pengirim. Akan tetapi makna suatu pesan dipengaruhi bagaimana penerima merasakan pesan itu sesuai konteksnya. Oleh sebab itu, tindakan atau perubahan sikap selalu didasarkan atas pesan yang dirasakan.
Adanya umpan balik menunjukkan bahwa proses komunikasi terjadi dua arah, artinya individu atau kelompok dapat berfungsi sebagai pengirim sekaligus penerima dan masing-masing saling berinteraksi. Interaksi ini memungkinkan pengirim dapat memantau seberapa baik pesan-pesan yang dikirimkan dapat diterima atau apakah pesan yang disampaikan telah ditafsirkan secara benar sesuai yang diinginkan.
Dalam kaitan ini sering digunakan konsep kegaduhan (noise) untuk menunjukkan bahwa ada semacam hambatan dalam proses komunikasi yang bisa saja terjadi pada pengirim, saluran, penerima atau umpan balik. Dengan kata lain, semua unsur-unsur atau elemen proses komunikasi berpotensi menghambat terjadinya komunikasi yang efektif. Hambatan tersebut diuraikan dalam hambatan-hambatan dalam komunikasi.
Hasil akhir yang diharapkan dari proses komunikasi yakni supaya tindakan atau pun perubahan sikap penerima sesuai dengan keinginan pengirim. Akan tetapi makna suatu pesan dipengaruhi bagaimana penerima merasakan pesan itu sesuai konteksnya. Oleh sebab itu, tindakan atau perubahan sikap selalu didasarkan atas pesan yang dirasakan.
Adanya umpan balik menunjukkan bahwa proses komunikasi terjadi dua arah, artinya individu atau kelompok dapat berfungsi sebagai pengirim sekaligus penerima dan masing-masing saling berinteraksi. Interaksi ini memungkinkan pengirim dapat memantau seberapa baik pesan-pesan yang dikirimkan dapat diterima atau apakah pesan yang disampaikan telah ditafsirkan secara benar sesuai yang diinginkan.
Dalam kaitan ini sering digunakan konsep kegaduhan (noise) untuk menunjukkan bahwa ada semacam hambatan dalam proses komunikasi yang bisa saja terjadi pada pengirim, saluran, penerima atau umpan balik. Dengan kata lain, semua unsur-unsur atau elemen proses komunikasi berpotensi menghambat terjadinya komunikasi yang efektif. Hambatan tersebut diuraikan dalam hambatan-hambatan dalam komunikasi.
1.
Apa
fungsi dasar hukum (UU ITE) yang digunakan apabila ada penyalahgunaan dalam
layanan telematika, jelaskan!
Jawaban:
Jikaterdapat
suatuy penyalahgunaan dalam layanan telematika satu langkah yang dianggap
penting untuk menanggulanginya adalah mewujudkannya dalam suatu rambu-rambu
hukum.
Di Indonesia
sendiri sudah diterapkan rambu-rambu hokum tersebut berupa Undang-undang
Transaksi dan Informasi Elektronik (UU No. 11 Tahun 2008 yang disebut sebagai
UU ITE). Hal paling mendasar dari UU ITE ini sesungguhnya merupakan suatu upaya
pengakselerasian manfaat dan fungsi hukum (peraturan) dalam kerangka kepastian
hukum.
Fungsi dasar UU
ITE dalam hal penyalahgunaan layanan telematika adalah sebagai dasar hukum
untuk menyelesaikan berbagai persoalan seperti penyalahgunaan itu sendiri. Selain
itu dengan UU ITE diharapkan seluruh persoalan terkini berkaitan dengan aktitifitas
di dunia maya dapat diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu UU ITE ini
merupakan perlindungan yang diberikan Negara kepada seluruh masyarakat
Indonesia dalam rangka menjamin kepastian hukum, dimana sebelumnya hal
ini menjadi kerisauan semua pihak, khususnya berkenaan dengan munculnya
berbagai kegiatan berbasis elektronik.
2.
Jelaskan
faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan layanan telematika!
Jawaban:
·
Faktor moral
User merupakan
faktor utama terjadinya penyalahgunaan telematika. Para user yang tidak
bertanggung jawab tidak jarang memanfaatkan fasilitas layanan telematika untuk
melakukan cybercrime ataupun penyalahgunaan yang lain.
·
Faktor pengawasan dan pendidikan
Lemahnya
pengawasan dan pendidikan yang diberikan orang tua dan guru juga menjadi
penyebab terjadinya penyalahgunaan ini, hal ini menyebabkan adanya kesempatan
bagi sesorang untuk menyalahgunakan layanan telematika.
·
Faktor Pengaruh Komunitas / Lingkungan
Lingkungan sekitar
menjadi hal yang penting dalam terpengaruhnya individu / seseorang terhadap
etika yang dibentuk. Lingkungan yang memberikan pergaulan buruk, sudah pasti
akan mempengaruhi individu yang ada didalamya.
Saturday, 19 November 2016
Tugas 2 Pengantar Telematika
TUGAS 2 PENGANTAR
TELEMATIKA
Nama : Muhammad Hanif
Kelas : 4KA24
NPM : 15113955
=================================================================
1. Jelaskan
peranan jaringan komputer yang berkaitan dengan bagian telekomunikasi pada
layanan telematika!
Jawaban:
Tele artinya jauh, berarti untuk
berjalannya sebuah telekomunikasi dalam layanan telematika perlu adanya sebuah
penghubung. Layanan telematika sangat kental sekali dengan komputer, atau semakin
dewasa kini perannnya bisa dibagi dengan gadget atau smartphone. Dalam hal ini
antar komputer dan semacamnya perlu adanya suatu hubungan entah itu secara
langsung maupun tidak langsung. Untuk menghubungkan ini semua perlu yang
namanya penyambung agar sistem telematika ini menjadi satu kesatuan yang bisa
bertukar informasi, daya dan layanan satu sama lain. Jika dianalogikan dengan
sistem peredaran tubuh, semua anggota tubuh bisa terhubung satu sama lain
melalui pembuluh darah yang bertugas mengalirkan darah ke seluruh komponen
tubuh. Jantung disini bisa disebut dengan server, yang mana sebelum sampai ke
masing-masing komponen tubuh yang lain darah akan melewati jantung terlebih
dahulu (pemompaan darah). Jadi agar sistem tubuh berjalan dengan baik maka
pembuluh darah yang mengalirkan darah harus berfungsi dengan normal.
2. Sebutkan
dan jelaskan aplikasi apa saja yang bermunculan dengan semakin luasnya
jangkauan telekomunikasi dan semakin banyaknya perangkat telekomunikasi!
Jawaban:
Dengan semakin berkembangnya jangkauan
telekomunikasi yang pastinya membuatnya semakin luas banyak pula
aplikasi-aplikasi penunjang yang bermunculan. Aplikasi-aplikasi ini muncul
untuk mempermudah pengguna untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Beberapa
aplikasi yang muncul bila dilihat dari fungsinya diantaranya:
A.
Web Browser
Dulu awal mula telekomunikasi web browser yang ada hanyalah aplikasi
bawaan OS misalnya Internet Explorer. Tapi semakin hari sesuai dengan
perkembangan zaman banyak pula aplikasi peramban yang semakin mudah, friendly,
ringan dan pastinya semakin bisa mengikuti permintaan pasar. Misalnya Opera,
Mozilla Firefox, Google Chrome, UC Browser dll.
B.
Perpesanan
Aplikasi perpesanan dulu menjadi suatu hal yang sangat dinanti nanti.
Bayangkan saja untuk bertukar pesan dengan orang yang jauh kita cukup
mengirimnya dengan duduk di depan komputer saja. E-mail tentu saja menjadi pioneer
dalam komunikasi jarak jauh namun semakin hari banyak pula aplikasi yang muncul
menawarkan fitur-fitur menarik. Setelah booming dengan mIRC muncullah GTalk dan
Yahoo! Massenger dengan fitur video callnya. Setelah itu muncul pula skype yang
menawarkan konsep videocall dan tak pula
fitur group conversation yang bisa digunakan sebagai sarana meeting. Bahkan
untuk menunjang kebutuhan gadget muncul aplikasi modern seperti WhatsApp,
Telegram dan Line. Selain sebagai aplikasi chat, aplikasi ini juga bisa kita
gunakan untuk mengirim file baik itu berupa dokumen, gambar, suara, video
hingga location. Hal baru lainnya dari aplikasi ini adalah bisa dibuka juga
dengan menggunakan komputer.
3. Berikan
contoh proses yang berkaitan dengan arsitektur client-server dan arsitektur
peer-to-peer pada layanan telematika!
Jawaban:
-
Client- server adalah dimana ada sebuah komputer
yang menjadikan server (pelayan) untuk melayani para client yang ingin
melakukan tugasnya.
Contohnya: Di dalam satu gedung yang komputer-komputernya terhubung dalam
LAN, ada sebuah komputer server dengan kapasitas besar yang menyediakan
file-file pekerjaan kantor. Apabila komputer dalam LAN membutuhkan file tinggal
mengunduh saja dari server. Dan tugas server adalah menyediakan apa yang
dibutuhkan client sesuai permintaan.
-
Peer to peer adalah sebuah jaringan komputer
dimana setiap komputer disusun dan dihubungkan satu sama lain tanpa adanya
kontrol terpusat yang berperan sebagai server murni. Sehingga sebuah kompter
dapat dikatan sebagai client dan juga server.
-
Contohnya: Masih dalam satu gedung tadi yang
komputernya saling terhubung dalam LAN ada si H dan si E. Suatu hari si H ingin
mengunduh file dari komputer si E dengan melalui jaringan, maka si E tinggal
mengaktifkan settingan sharing di komputernya agar si H bisa mengambil data
yang dia inginkan dengan terlebih dahulu meminta ijin ke si E. Begitu pula
sebaliknya. Dalam hal ini antara si H dan si E bisa saja disebut client ataupun
server (peer to peer).
Saturday, 15 October 2016
Tugas 1 Pengantar Telamatika
Tugas 1 Pengantar Telematika Semester PTA 2016/2017
Kelas 4KA24
1.
Jelaskan
peranan Telematika dalam penyampaian informasi dalam kehidupan sehari-hari! Berikan
contohnya dalam bidang pendidikan!
Jawaban:
Di era yang semakin mengandalkan
kemampuan teknologi dan informasi, peranan telematika dewasa ini sangat besar.
Terutama dalam penyampaian informasi sehari hari, telematika sangatlah menjadi
eleman yang hampir pasti tidak dapat dipisahkan. Bandingkan dengan beberapa
tahun yang lalu, yang mana segela sesuatunya masih dilakukan secara manual. Hal
paling kentara adalah dalam penyampaian berita realtime, karena dengan segala
sesuatunya yang sudah harus menggunakan telematika, dalam hal ini kita sebut
internet, koran, pamflet, majalah menjadi hal yang semakin hari semakin
dianggap usang. Kebutuhan informasi yang sifatnya realtime, mudah dan tidak
mahal menjadi alasan terbesar bagaimana telematika sangat besar perannya dalam
penyampaian informasi. Hal itu ditunjang pula dengan banyaknya himbauan tentang
larangan perusakan lingkungan hidup (go green) menyebabkan kita semakin dekat
dengan dunia digital.
Hal tersebut diatas semakin hari
semakin dikembangkan untuk suatu hal yang lebih bermanfaat, salah satu
diantaranya adalah di bidang pendidikan.
Kita ambil contoh di bidang
pendidikan adalah pengguanaan E-Learning. Dengan E-learning kita bisa melakukan
kegiatan belajar mengajar walaupun antara satu komponen pembelajaran berbeda
tempat, baik itu dekat maupun jauh, asalkan tersedia internet. Seiring
perkembangan waktu, agar kegiatan belajar mengajar menjadi tidak monoton dan
bersifat 2 arah, maka digunakanlah teknologi video conference yang semakin
mendekatkan kita ke kegiatan belajar mengajar seperti aslinya.
Selain E-learning, kita bisa juga
menggunakan E-book untuk menunjang kegiatan belajar mengajar kita. Dengan
adanya E-book kita bisa dengan mudah membuka buku-buku dimanapun dan kapanpun
asalkan ada koneksi internet. Atau bahkan jika tidak ada koneksi internet, kita
tetap bisa membukanya asalkan sebelumnya sudah menyimpan file nya di komputer
atau gadget kita.
Jikalau E-book yang kita inginkan
tidak serta merta mudah didapatkan (berbayar), kita juga bisa memanfaatkan
E-library. Banyak sekali hal yang sekarang ini menjadi lebih mudah dengan
teknologi informasi yang semakin berkembang. Beberapa contoh hal lainnya yang
sangat membantu dalam hal pendidikan adalah Email, Ensiklopedia, dll.
2.
Sebutkan
dan jelaskan komponen-komponen apa saja yang menunjang layanan telematika!
Komponen yang menunjang layanan
telematika yaitu:
a. Content,
konten/ isi yang berupa data atau informasi yang mendukung telematika. Kita
bisa menyebutnya sebagai pakaian di lemari pakaian. Tanpa adanya konten maka
telematika seperti lemari, kosong.
b. Computing,
bisa disebut dengan system pengolah data atau informasi sehingga nantinya bisa
diterima, dinikmati dan bermanfaat bagi orang lain. Tanpa adanya computing,
data/ informasi diatas menjadi hal yang tidak jelas kegunaannya.
c. Communication,
sistem komunikasi yang memungkinkan telematika bisa diterima, dinikmati dan
digunakan secara luas oleh masyarakat. Communciation disini adalah komponen
yang sifatnya menyebarkan dan bagi rata agar konten yang telah diolah diatas
bisa diterima dan dimanfaatkan.
d. Community,
bisa disebut sebagai pengguna telematika. Community adalah komponen penikmat an
pengguna akhir komponen-komponen diatas.
3.
Sebutkan
hal-hal apa saja yang didapat dari perkembangan layanan telematika, jelaskan!
Banyak hal yang didapat dari
perkembangan telematika, beberapa contohnya adalah
a. Di
bidang pendidikan, kita bisa mengenal pemanfaatan E-learning, E-book, E-library
dll.
b. Di
bidang pemerintahan, kita ambil contoh adalah E-government. Dengan adanya E-gov
kita bisa mendapatkan pelayanan baik itu secara administrasi dll secara
elektronik. Sudah banyak pelayanan masayarakat dari pemerintah yang disediakan
secara elektronik, contohnya pelayanan perpajakan, keimigrasian, kependudukan,
dan masih banyak lagi. Selain sebagai sarana pelayanan, telematika bisa sebagai
media informasi dari instansi ke masyarakat. Dengan adanya telematika kita bisa
dengan mudah mengakses informasi pemerintahan baik itu dari eksekutif
(kepresidenen, kementrian, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dll), legislatif
(DPR, MPR, DPD, DPRD, dll) dan bahkan Yudikatif yang mana bisa kita mengakses
segala sesuatunya dengan mudah.
c. Di
bidang ekonomi, yang paling sering kita dengar dan gunakan adalah E-commerce.
Dengan prinsip semua transaksi bisa dijalankan secara elektronik kita sangat
diuntungkan dengan hal tersebut. Dengan adanya e-commerce, jarak dan waktu
menjadi hal tidak mengganggu dalam transaksi. Bahkan dalam waktu dekat ini hal
tersebut akan menjadi hal yang lumrah didengar apabila pasar bebas benar-benar
diterapkan. Selain jual-beli itu sendiri, dengan telematika kita bisa memasang
iklan atau melakukan promo dengan lebih mudah dan lebih murah. Tentu hal
tersebut dimudahkan juga dengan sistem keuangan/ perbankan di Indonesia yang
sudah sangat mengandalkan layanan telematika.
d. Di
bidang transportasi dan pariwisata. Kemudahan dari awal sampai akhir di bidang
transportasi dan pariwisata dengan adanya perkembangan telematika akan sangat
mudah kita jumpai. Dari banyaknya informasi tujuan, kemudahan pencarian tiket
transportasi secara online, dipadukan juga dengan kemudahan pemesanan hotel
atau penginapan menjadikan telematika sebagai salah satu unsur yang sangat
dibutuhkan dalam bidang transportasi dan pariwisata.
e. Dan
masih banyak lagi.
4.
Bagaimana
menghindari dampak negatif dari perkembangan telematika? Jelaskan!
-
Waspada dan teliti
Harus
berhati hati terhadap semua informasi yang didapat dari internet. Banyak kepentingan
dalam menyediakan informasi, bahkan diantaranya tidak sesuai fakta dan tidak
bisa dibenarkan.
-
Self Filtering dan sesuai kebutuhan
Lanjutan
dari poin diatas, kita juga harus jeli dalam menyaring informasi yang didapat.
Banyak informasi yang disediakan namun tidak semuanya harus kita ambil. Kita
harus pilah-pilah mana yang kia butuhkan dan mana yang kita abaikan.
-
Bijak
Hal
ini yang paling mendasar dalam dunia telematika, bahkan dalam kehidupan nyata. Karena
semuanya akan kembali ke setiap individu sebagai pengguna telematikaS itu
sendiri.
Wednesday, 20 April 2016
Tugas Bahasa Indonesia 2 - 2
RESENSI BUKU "RAHVAYANA 2: ADA YANG TIADA"
Walaupun ini buku ke 2 dari seri Rahvayana namun
kita sebagai pembaca newbie tidak diwajibkan untuk membaca seri pertama. Buku ini
banyak berisi kumpulan surat Rahwana
kepada Dewi Sinta yang telah menikah dengan Sri Rama. Kalau biasanya kita
membaca cerita Ramayana yang menceritakan tentang kisah kepahlawanan Rama
menghadapi bala tentara Alengka yang dipimpin oleh Rahwana. Awal mula
permasalahan? Ya betul, sepele saja. Hanya gara-gara Rahwana menculik Sinta
yang menyebabkan Rama mengumpulkan bala bantuan dan mendirikan kerajaan.
Namun di buku ini kita akan melihat cerita dari
sudut pandang lain, dari sisi Rahwana. Memang benar Rahwana adalah tokoh
antagonis disini namun dari sini pun kita masih bisa mengambil nilai yang
mungkin saja bermanfaat karena nilai-nilai kehidupan tidak melulu diambi dari
hal positif saja namun bisa saja dari hal-hal tak terduga semisal dari hal yang
kita anggap itu tidak baik.
Melihat Sinta meninggalkannya untuk menikah dengan
Rama, Rahwana mulai menulis surat-surat yang ditujukan ke Sinta (walaupun tidak
berbalas). Dari situlah banyak ungkapan kegalauan Rahwana, fikiran-fikiran liar
serta impian dan cita-cita Rahwana yang ingin diwujudkan bersama Sinta.
She'll be waiting until he loves, He'll loved until she knew.
RESENSI FILM "TIMELINE, LETTER & MEMORY"
Nilai
Bagi saya pribadi, selain bisa menyeret emosi saya ketika menontonnya (bahkan ketika film sudah selesai!) film ini sangat banyak memberikan nilai-nilai, utamanya kehidupan. Lumayan komplek nilai yang terkandung dalam film ini mulai dari kehidupan, moral, cinta (so, kalo ini mah pasti lah), persahabatan dan banyak lagi. Dari film ini kita tidak hanya akan disuguhkan dengan drama percintaan anak remaja yang beranjak dewasa (ya memang ini yang utama) tapi kita akan melihat bagaimana hubungan pemeran utama (Tan) dengan ibunya yang merupakan single parent dari dia lahir. Dalam film ini kita akan melihat usaha ibunya Tan (Mat) dalam menghadapi kehidupan seorang diri dengan mengurus kebun sebegitu luasnya untuk menghidupi Tan, anak semata wayangnya.
Kita juga akan melihat bagaimana proses kehidupan Tan ketika pertama kali tinggal di Bangkok untuk kuliah. Kehidupan awal yang sangat berantakan hingga bertemu June dan Orn berlanjut pada suatu kejadian-kejadian yang sangat menyakitkan bagi Tan hingga akhirnya membuat dia berubah menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab.
Sebuah film bagus akan memaksa pemirsanya untuk melibatkan emosinya sebagaimana para pemeran rasakan ketika beradegan. Namun tidak semua film bagus mampu menyampaikan nilai-nilai kehidupan kepada pemirsanya. Ada banyak film yang memberikan kesan, namun hanya sedikit yang sanggup jua memberikan pesan.
Kekurangan
Mungkin pemilihan judul itu sendiri yang saya rasa kurang pas, mengapa? Timeline, mungkin film ini berkonsep seperti facebook namun pada kenyataannya kemunculan facebook sendiri disini sangat sedikit. Oke kalau kita berasumsi bahwa timeline bukan hanya milik facebook saja tapi toh lihat walaupun banyak sekali aktifitas-aktifitas semacam telepon, chatting, video namun hal semacam itu tidak terlalu ditonjolkan. Mungkin untuk mengobati sedikit lara di bagian akhir film yang aduhai sedih-sedih gitu dimunculkan hal yang berbau facebook.
Kelebihan
Selain nilai-nilai diatas yang tentunya akan sangat pantas dicantumkan dalam point "Kelebihan" pastinya ada banyak kelebihan yang bisa diambil dari film ini. Selain menampilkan sisi "serius" nya, film ini tidak melulu tentang itu. Sentuhan komedi masih ada. Romantis-romantisnya juga tidak ketinggalan. Dan plotnya saya pikir terasa rapi dan pas. Dan selain itu mungkin untuk para ABG macam saya quote-quote lah yang paling kerasa, hahaa. Beberapa quotes dari dialog antar pemeran:
"Mengapa engkau menyuruhku memasak, masakanmu 'kan lebih enak?"
"Andaikan aku tiada, engkau bisa mengurus dirimu sendiri." - Ayah Tan kepada Mat
Bagi saya pribadi, selain bisa menyeret emosi saya ketika menontonnya (bahkan ketika film sudah selesai!) film ini sangat banyak memberikan nilai-nilai, utamanya kehidupan. Lumayan komplek nilai yang terkandung dalam film ini mulai dari kehidupan, moral, cinta (so, kalo ini mah pasti lah), persahabatan dan banyak lagi. Dari film ini kita tidak hanya akan disuguhkan dengan drama percintaan anak remaja yang beranjak dewasa (ya memang ini yang utama) tapi kita akan melihat bagaimana hubungan pemeran utama (Tan) dengan ibunya yang merupakan single parent dari dia lahir. Dalam film ini kita akan melihat usaha ibunya Tan (Mat) dalam menghadapi kehidupan seorang diri dengan mengurus kebun sebegitu luasnya untuk menghidupi Tan, anak semata wayangnya.
Kita juga akan melihat bagaimana proses kehidupan Tan ketika pertama kali tinggal di Bangkok untuk kuliah. Kehidupan awal yang sangat berantakan hingga bertemu June dan Orn berlanjut pada suatu kejadian-kejadian yang sangat menyakitkan bagi Tan hingga akhirnya membuat dia berubah menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab.
Sebuah film bagus akan memaksa pemirsanya untuk melibatkan emosinya sebagaimana para pemeran rasakan ketika beradegan. Namun tidak semua film bagus mampu menyampaikan nilai-nilai kehidupan kepada pemirsanya. Ada banyak film yang memberikan kesan, namun hanya sedikit yang sanggup jua memberikan pesan.
Kekurangan
Mungkin pemilihan judul itu sendiri yang saya rasa kurang pas, mengapa? Timeline, mungkin film ini berkonsep seperti facebook namun pada kenyataannya kemunculan facebook sendiri disini sangat sedikit. Oke kalau kita berasumsi bahwa timeline bukan hanya milik facebook saja tapi toh lihat walaupun banyak sekali aktifitas-aktifitas semacam telepon, chatting, video namun hal semacam itu tidak terlalu ditonjolkan. Mungkin untuk mengobati sedikit lara di bagian akhir film yang aduhai sedih-sedih gitu dimunculkan hal yang berbau facebook.
Kelebihan
Selain nilai-nilai diatas yang tentunya akan sangat pantas dicantumkan dalam point "Kelebihan" pastinya ada banyak kelebihan yang bisa diambil dari film ini. Selain menampilkan sisi "serius" nya, film ini tidak melulu tentang itu. Sentuhan komedi masih ada. Romantis-romantisnya juga tidak ketinggalan. Dan plotnya saya pikir terasa rapi dan pas. Dan selain itu mungkin untuk para ABG macam saya quote-quote lah yang paling kerasa, hahaa. Beberapa quotes dari dialog antar pemeran:
"Mengapa engkau menyuruhku memasak, masakanmu 'kan lebih enak?"
"Andaikan aku tiada, engkau bisa mengurus dirimu sendiri." - Ayah Tan kepada Mat
Aku mau bilang, di masa yang lalu aku bisa mengenalmu
Saat kita melakukan hal-hal yang engkau suka ...
Aku merasa senang
Aku berharap semoga hidupmu menyenangkan
Bisa melakukan apa yang engkau inginkan
Jika ada hari itu,
aku pasti akan merasa sangat senang
Aku amat senang bisa mengenalmu,
memiliki kesempatan bertemu,
dan kesempatan mencintai,
meski ini hanya di pikiranku saja
(dari video terakhir June kepada Tan)
Sunday, 20 March 2016
Tugas Bahasa Indonesia 2 - 1
PENALARAN ILMIAH
A.
Pengertian Penalaran
Penalaran menurut Widjono, (2007 : 2009) dapat dijelaskan dalam
beberapa definisi, yaitu :
1.
Proses berpikir logis, sistematis, terorganisasi
dalam urutan yang saling berhubungan sampai dengan simpulan.
2.
Menghubung-hubungkan fakta atau data sampai
dengan suatu simpulan.
3.
Proses menganalisis suatu topik sehingga menghasilkan
suatu simpulan atau pengertian baru.
4.
Dalam karangan terdiri dari dua variabel atau
lebih, penalaran dapat diartikan mengkaji, membahas, atau menganalisis dengan
menghubungkan variabel yang dikaji sampai menghasilkan suatu derajat hubungan
dan simpulan
5.
Pembahasan suatu masalah sampai menghasilkan
suatu simpulan yang berupa pengetahuan atau pengertian baru.
Penjelasan lebih singkat dari Minto Rahayu, (2007 : 35),
“Penalaran adalah suatu proses berpikir yang logis dengan berusaha menghubung -
hubungkan fakta untuk memperoleh suatu kesimpulan.”
Dalam pembuatan suatu karya tulis ilmiah, berbagai ide dan
konsep akan dituangkan dan ditawarkan oleh penulisnya. Untuk menyampaikan
konsep tersebut seorang penulis menggunakan kalimat yang sudah disusun
sedemikian rupa sehingga pembaca dapat menerima pesannya dengan baik.
B.
Proposisi
Jan Handrik Rapar (1996) menyatakan dalam bukunya bahwa proposisi
adalah istilah yang digunakan untuk kalimat pernyataan yang memiliki arti penuh
dan utuh. Hal ini berarti suatu kalimat harus dapat dipercaya, disangsikan, disangkal, atau
dibuktikan benar tidaknya. Singkatnya, preposisi adalah pernyataan mengenai
hal-hal yang dapat dinilai benar atau salah.
Proposisi dalam pengertian dan kateogrinya dapat diklasifikasikan
menjadi beberapa macam, diantaranya:
1. Aspek
Bentuk
a. Proposisi tunggal adalah proposisi yang memiliki 1 subjek dan 1 predikat.
Contoh : Faldi menyetir
a. Proposisi tunggal adalah proposisi yang memiliki 1 subjek dan 1 predikat.
Contoh : Faldi menyetir
b.
Proposisi majemuk adalah proposisi yang memiliki 1 subjek dan lebih dari 1
predikat.
Contoh : Tara mandi dan menyanyi di kamar mandi
Contoh : Tara mandi dan menyanyi di kamar mandi
2. Aspek
Sifat
a. Proposisi Kategorial adalah proposisi dimana hubungan antara subyek dan predikatnya mempunyai syarat apapun
Contoh : Semua manusia hidup di dunia akan mengalami bernafas
b. Proposisi Kondisional adalah proposisi dimana hubungan antara subjek dan predikat membutuhkan syarat tertentu.
Contoh : Jika Dika lulus SNMPTN maka dia akan dibelikan mobil oleh ayahnya
a. Proposisi Kategorial adalah proposisi dimana hubungan antara subyek dan predikatnya mempunyai syarat apapun
Contoh : Semua manusia hidup di dunia akan mengalami bernafas
b. Proposisi Kondisional adalah proposisi dimana hubungan antara subjek dan predikat membutuhkan syarat tertentu.
Contoh : Jika Dika lulus SNMPTN maka dia akan dibelikan mobil oleh ayahnya
3. Aspek
Kualitas:
a. Proposisi Positif, yaitu proporsisi dimana predikatnya mendukung atau membenarkan subjeknya.
Contoh : Semua jerapah berleher panjang
b. Proposisi Negatif, yaitu proporsisi dimana predikatnya menolak atau tidak mendukung subjeknya.
Contoh : Tidak ada wanita yang berkumis
a. Proposisi Positif, yaitu proporsisi dimana predikatnya mendukung atau membenarkan subjeknya.
Contoh : Semua jerapah berleher panjang
b. Proposisi Negatif, yaitu proporsisi dimana predikatnya menolak atau tidak mendukung subjeknya.
Contoh : Tidak ada wanita yang berkumis
4. Aspek
Kuantitas:
a. Proposisi Universal, yaitu proposisi dimana predikatnya mendukung atau mengingkari semua.
Contoh : Semua WNI mememiliki KTP
a. Proposisi Universal, yaitu proposisi dimana predikatnya mendukung atau mengingkari semua.
Contoh : Semua WNI mememiliki KTP
b.
Proposisi Spesifik / khusus, yaitu proposisi yang predikatnya membenarkan
sebagian subjek.
Contoh : Sebagian mahasiswa tidak patuh kepada dosennya
Contoh : Sebagian mahasiswa tidak patuh kepada dosennya
A. Inferensi dan Implikasi
Inferensi adalah suatu proses untuk menghasilkan informasi
dari fakta yang diketahui. Inferensi adalah konklusi logis atau implikasi
berdasarkan informasi yang tersedia. Dalam sistem pakar, proses inferensi
dialakukan dalam suatu modul yang disebut inference engine. Ketika representasi
pengetahaun pada bagian knowledge base telah lengkap, atau paling tidak telah berada
pada level yang cukup akurat, maka representasi pengetahuan tersebut telah siap
digunakan.
Contoh:
“Pak, besok aku diundang ke pesta
pernikahan temanku tapi harus membawa pasangan sedangkan aku belum ada pasangan”.
Maka inferensi dari ungkapan tersebut
bahwa aku tidak bisa pergi ke pesta pernikahan teman.
Implikasi artinya akibat, seandainya
dikaitkan dengan konteks bahasa hukum, misalnya implikasi hukumnya, berarti
akibat hukum yang akan terjadi berdasarkan suatu peristiwa hukum yang terjadi.
B.
Wujud
Evidensi
Evidensi adalah semua fakta yang ada, yang
di hubung-hubungkan untuk membuktikan adanya sesuatu. Evidensi merupakan hasil
pengukuan dan pengamatan fisik yang digunakan untuk memahami suatu fenomena.
Evidensi disebut juga bukti empiris. Akan tetapi pengertian evidensi ini sulit
untuk ditentukan secara pasti, meskipun petunjuk kepadanya tidak dapat dihindarkan.
Data dan informasi yang digunakan dalam penalaran harus merupakan fakta. Oleh
karena itu perlu diadakan pengujian melalui cara-cara tertentu sehingga
bahan-bahan yang merupakan fakta itu siap di gunakan sebagai evidensi.
C. Cara menguji data
Data dan informasi yang digunakan dalam
penalaran harus merupakan fakta. Oleh karena itu perlu diadakan pengujian
melalui cara-cara tertentu sehingga bahan-bahan yang merupakan fakta itu siap digunakan
sebagai evidensi. Dibawah ini beberapa cara yang dapat digunakan untuk
pengujian tersebut.
1. Observasi
2. Kesaksian
3. Autoritas
D.
Cara menguji
autoritas
Seorang penulis yang objektif selalu
menghidari semua desas-desus atau kesaksian dari tangan kedua. Penulis yang
baik akan membedakan pula apa yang hanya merupakan pendapat saja atau pendapat
yang sungguh-sungguh didasarkan atas penelitian atau data eksperimental.
1. Tidak
mengandung prasangka
2. Pengalaman
dan pendidikan autoritas
3. Kemasyhuran
dan prestise
4. Koherensi
dengan kemajuan
E. Mengapa perlu adanya penalaran ilmiah?
Adanya penalaran ilmiah menurut saya
adalah karena ketika kita ingin menarik kesimpulan dari hasil ekseperimen,
observasi dan pengujian bisa menghasilkan informasi yang tepat dan akurat.
Dengan adanya penalaran ilmiah kita bisa membuktikan keberan dari fakta
tersebut dan membuat pengamatan yang kita lakukan tidak sia-sia.
Sedikit kendala dalam pengamatan adalah
ketika akan menghubungkan data, informasi dan fakta yang kemudian memulai
melakukan pengujian. Namun ketika sudah masuk tahap pengujian dan observasi
maka penalaran akan menjadi lebih mudah dengan adanya bahan-bahan yang telah
dikumpulkan sebelumnya. Dan untuk kesimpulan akan lebih mudah dalam pengambilan
karena adanya penalaran diatas.
Saturday, 2 January 2016
Tugas Bahasa Indonesia 1 - 7
RANCANGAN PENULISAN ILMIAH
1.
BAB I
a.
Halaman Judul
Berisi halaman paling depan Penulisan Ilmiah, didalamnya terdapat:
-
Judul penulisan
-
Logo/ lambang Instansi (dalam hal ini logo
Universitas Gunadarma)
-
Identitas mahasiswa
-
Tujuan penulisan
-
Asal fakultas
Halaman judul bisa terdiri dari 2
jenis, yang paling depan biasanya berupa hardcover kemudian halaman selanjutnya
terdapat halaman yang sama dengan halaman depan dengan jenis kertas sama dengan
halaman selanjutnya.
b.
Lembar Pengesahan
Terdapat Judul penulisan, Nama, NPM, tanggal sidang, tanggal lulus, dan
tanda tangan pembimbing, koordinator PI, serta Ketua Jurusan.
c.
Abstrak
Menyertakan rangkuman penulisan tak lebih dari 1 halaman.
d.
Kata Pengantar
e.
Daftar Isi
f.
Daftar Tabel
g.
Daftar Gambar
2.
BAB II – PENDAHULUAN
a.
Latar Belakang
Penjelasan penulis tentang alasan mengapa penulis mengambil tema dan
topik permasalahan sehingga menjadi sebuah tulisan tersebut.
b.
Rumusan masalah dan Pembatasan masalah
Menerangkan tentang pokok permasalahan yang tentunya terdapat batasan
pembahasan didalamnya sehingga tidak melebar dan lebih fokus
c.
Tujuan Penulisan
Menjelaskan tentang apa-apa yang ingin didapatkan/ dihasilkan dari
penelitian dan penulisan sehingga bisa menjawab persoalan yang terdapat dalam
sub-bab masalah
d.
Manfaat Penulisan
Menyebutkan manfaat apa saja yang bisa diperoleh oleh penulis maupun
orang lain.
e.
Metode Penelitian
Menyebutkan tentang metode apa saja yang digunakan penulis dalam
penilitian hingga penulisan. Metode yang lazim digunakan adalah studi pustaka
(bahan diperoleh dari buku, jurnal, dll), studi lapangan (penulisan memperoleh
bahan dari hasil penelitian langsung di lapangan) dan gabungan dari keduanya
f.
Sistematika Penulisan
Berisi penjabaran gambaran secara umum tulisan dari Bab I sampai akhir.
3.
BAB III – PEMBAHASAN MASALAH
a.
Landasan Teori
Menyebutkan teori apa saja yang digunakan penulis untuk menunjang
tulisannya
b.
Gambaran Umum Perusahaan (digunakan dalam
penulisan praktek kerja dan penelitian)
Uraian singkat profil perusahaan yang dilakukan tempat praktek kerja atau
yang menjadi objek penelitian
c.
Hasil Penelitian dan Analisis/ Pembahasan
Menjelaskan secara rinci, padat dan jelas hasil penelitian berdasarkan
metode/ alat penelitian.
Dalam analisis dan pembahasan, diterangkan pula secara lebih detail
faktor, data, informasi dan metode penelitian yang digunakan sehingga tidak
akan muncul pertanyaan dari hasil penelitian yang hasilnya masih secara umum
d.
Rangkuman hasil penelitian
Bersifat opsional, bilamana hasil penelitian bisa diringkas menjadi media
yang lebih singkat semisal grafik, tabel, dll.
4.
BAB IV – PENUTUP
a.
Kesimpulan
Jawaban penulis dari hasil penelitian yang merupakan pertanyaan dari
masalah yang diajukan dari masalah di bab II
b.
Saran
Isi saran yang tujuannya membangun kepada beberapa pihak khususnya untuk
kebaikan dari penulisan itu sendiri
5.
Akhir
a.
Daftar Pustaka
Daftar referensi yang digunakan dalam penelitian sampai penulisan dengan
format yang telah ditentukan
b.
Lampiran
Informasi
tambahan tentang penulisan berupa uraian, program, gambar,
perhitungan-perhitungan, grafik, atau tabel, yang merupakan penjelasan rinci
dari apa yang disajikan di bagian-bagian terkait sebelumnya
Subscribe to:
Posts (Atom)
RAJA PONSEL PINTAR YANG TAK PERNAH JAUH DARI MASALAH
DISCLAIMER : Cerita-cerita dan konten di dalam blog ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian, instans...
-
Apa itu EYD (Ejaan Yang Disempurnakan)? Ejaan yang disempurnakan adalah ejaan Bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Eja...
-
APA ITU RAGAM BAHASA? Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Berbeda dengan dialek yaitu varian dari se...
-
INILAH OPERATOR “PLAT MERAH” YANG JANGKAUANNYA LEBIH JAUH DARI PLAT MERAH ITU SENDIRI Setelah melewati padatnya Traffic Light Kuning...






